ghdgjhghghghghghghhggggg
Wednesday, 6 March 2019
Thursday, 27 August 2015
Full Race Motogp Brno 16/8/2015
Label:
Amerika,
aragon,
brno,
CBR,
crutcchlow,
fitur top,
full,
hdeo,
hp cina bagus,
hp cina murah,
Indonesia,
jutawan,
KULINER,
MotoGP,
motogp 2016,
Race
LINE UP SEMENTARA MOTOGP 2016
Line up sementara tim Motogp 2016
Repsol Honda
Marc Marquez
Dani Pedrosa
Marc Marquez
Dani Pedrosa
Movistar Yamaha
Valentino Rossi
Jorge Lorenzo
Valentino Rossi
Jorge Lorenzo
Ducati Team
Andrea Dovizioso
Andrea Iannone
Andrea Dovizioso
Andrea Iannone
Suzuki
Aleix Espargaro
Maverick Vinales
Aleix Espargaro
Maverick Vinales
Aprilia Gresini
Alvaro Bautista
Stefan Bradl? (Sam Lowes thought to have ‘pre-contract’ with Aprilia)
Alvaro Bautista
Stefan Bradl? (Sam Lowes thought to have ‘pre-contract’ with Aprilia)
Monster Yamaha Tech 3
Pol Espargaro
Bradley Smith
Pol Espargaro
Bradley Smith
Pramac Ducati
Danilo Petrucci
Yonny Hernandez? (Hernandez predicted to move to Avintia, Danny Kent has Pramac offer, Scott Redding also linked to seat)
Danilo Petrucci
Yonny Hernandez? (Hernandez predicted to move to Avintia, Danny Kent has Pramac offer, Scott Redding also linked to seat)
LCR Honda
Cal Crutchlow? (Crutchlow expected to stay)
Jack Miller? (Miller, on a multi-year HRC deal, to Aspar if LCR drops back to single bike?)
Cal Crutchlow? (Crutchlow expected to stay)
Jack Miller? (Miller, on a multi-year HRC deal, to Aspar if LCR drops back to single bike?)
Marc VDS Honda
Scott Redding? (Redding also linked with Pramac, which could give a chance for Esteve Rabat at Marc VDS)
Scott Redding? (Redding also linked with Pramac, which could give a chance for Esteve Rabat at Marc VDS)
Aspar Honda
Nicky Hayden? (Hayden also linked with WSBK)
Eugene Laverty? (Miller, Rabat linked with Aspar ride)
Nicky Hayden? (Hayden also linked with WSBK)
Eugene Laverty? (Miller, Rabat linked with Aspar ride)
Avintia Racing
Hector Barbera? (Barbera expected to stay)
Mike de Meglio? (Hernandez predicted to move from Pramac)
Hector Barbera? (Barbera expected to stay)
Mike de Meglio? (Hernandez predicted to move from Pramac)
Forward Racing
Claudio Corti? (Future of team unclear*)
Loris Baz? (Future of team unclear*)
Claudio Corti? (Future of team unclear*)
Loris Baz? (Future of team unclear*)
AB Motoracing
Karel Abraham? (Future of team unclear*)
Karel Abraham? (Future of team unclear*)
Iodaracing
Alex de Angelis? (Future of team unclear*)
Alex de Angelis? (Future of team unclear*)
Label:
AHM,
CRT,
duel,
Indonesia,
Lorenzo,
marquez,
MotoGP,
motogp 2016,
motogp indonesia,
pedrosa,
rossi
Tuesday, 25 August 2015
Persiapan MotoGp Indonesia
Sirkuit Sentul berpeluang menggelar ajang balapan MotoGP jika memang
jadi diadakan di Indonesia pada 2017 mendatang. Pertanyaannya apakah
Sentul memang siap menggelar balapan motor kelas primer tersebut?
Sekitar bulan Mei lalu, CEO Dorna SL selaku penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpelata, datang ke Indonesia untuk bertemu Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Dalam pertemuan itu, Ezpelata membicarakan kemungkinan Indonesia menggelar lagi balapan MotoGP pada tahun 2017.
Indonesia pernah dua kali menyelenggarakan Grand Prix motor, yaitu di tahun 1996 dan 1997. Kala itu pebalap kelas 500cc yang menjadi penguasa Sentul adalah Mike Doohan (1996) dan Tadayuki Okada (1997). Valentino Rossi (125cc) dan Max Biaggi (250cc) juga pernah membalap di sini di kelasnya masing-masing.
"Buat kami ini sesuatu yang luar biasa bisa berada di sini. Kami sangat bangga menawarkan sejumlah negara untuk motoGP. Kami sudah menyepakati sejumlah hal, tapi masih ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi terkait fasilitas," kata Ezpelata kala itu.
"Kami akan membuat perjanjian sampai 2021, tapi banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk Indonesia. Tapi kami menjanjikan akan bekerja sama dengan Kementerian terkait untuk menjadi bagian dari MotoGP. Penyelenggaran ini bukan hanya penting buat pebalap saja, tapi juga pabrikan-pabrikan motor. Kami berjanji akan bekerja bersama-sama," sambung Ezpelata.
Memang belum ada kontrak yang diteken antara pihak Indonesia dan juga Dorna, sebab masih ada beberapa hal yang harus dikerjakan demi memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Salah satu syarat terpenting tentunya ketersediaan sirkuit kelas internasional, yang memiliki standar MotoGP.
Bukan rahasia lagi jika Indonesia memang kesulitan menggelar balapan kelas internasional, mengingat minimnya sirkuit yang memadai. Satu-satunya yang sering digunakan acara balapan bertaraf nasional adalah Sirkuit Internasional Sirkuit, Bogor Jawa Barat
Sekitar bulan Mei lalu, CEO Dorna SL selaku penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpelata, datang ke Indonesia untuk bertemu Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Dalam pertemuan itu, Ezpelata membicarakan kemungkinan Indonesia menggelar lagi balapan MotoGP pada tahun 2017.
Indonesia pernah dua kali menyelenggarakan Grand Prix motor, yaitu di tahun 1996 dan 1997. Kala itu pebalap kelas 500cc yang menjadi penguasa Sentul adalah Mike Doohan (1996) dan Tadayuki Okada (1997). Valentino Rossi (125cc) dan Max Biaggi (250cc) juga pernah membalap di sini di kelasnya masing-masing.
"Buat kami ini sesuatu yang luar biasa bisa berada di sini. Kami sangat bangga menawarkan sejumlah negara untuk motoGP. Kami sudah menyepakati sejumlah hal, tapi masih ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi terkait fasilitas," kata Ezpelata kala itu.
"Kami akan membuat perjanjian sampai 2021, tapi banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk Indonesia. Tapi kami menjanjikan akan bekerja sama dengan Kementerian terkait untuk menjadi bagian dari MotoGP. Penyelenggaran ini bukan hanya penting buat pebalap saja, tapi juga pabrikan-pabrikan motor. Kami berjanji akan bekerja bersama-sama," sambung Ezpelata.
Memang belum ada kontrak yang diteken antara pihak Indonesia dan juga Dorna, sebab masih ada beberapa hal yang harus dikerjakan demi memenuhi persyaratan untuk menjadi tuan rumah MotoGP. Salah satu syarat terpenting tentunya ketersediaan sirkuit kelas internasional, yang memiliki standar MotoGP.
Bukan rahasia lagi jika Indonesia memang kesulitan menggelar balapan kelas internasional, mengingat minimnya sirkuit yang memadai. Satu-satunya yang sering digunakan acara balapan bertaraf nasional adalah Sirkuit Internasional Sirkuit, Bogor Jawa Barat
Thursday, 8 January 2015
Pahami Oli Yang Akan Anda Pilih
Tentunya setiap kendaraan memerlukan oli, dan kami yakin,
saudarapun memerlukannya. Namun demikian apakah ada diantara saudara yang
mengerti bagaimana memilih oli? Lalu apakah yang menjadi pertimbangan sehingga
saudara memilih oli yang sekarang ini saudara pergunakan?
Pada umumnya saat memutuskan untuk menggunakan merk oli tertentu,
kita sangat terpengaruh dengan iklan yang menarik atau saran dari bengkel dimana kita sering men service
kendaraan kita, namun apakah saudara yakin bahwa saudara mendapat informasi
yang akurat dan terpercaya dari iklan maupun bengkel tersebut?
Atau mungkin pertimbangan utama saudara adalah harga termurah? Apabila demikian halnya, maka bisa kami simpulkan bahwa menurut saudara semua oli itu sama saja kualitas dan fungsinya, yang penting oli tersebut bisa melumasi mesin kendaraan
saudara sehingga bisa dipergunakan. Namun apakah pendapat saudara tadi benar?
Oli merupakan bagian terpenting dari kendaraan, bagaikan darah
bagi manusia. Untuk itulah kita perlu ber-hati2 agar tidak salah pilih oli,
karena ternyata sebagian besar oli yang beredar di pasaran adalah oli konvensional yang bermutu sangat
rendah sehingga para ahli oli menyebutnya sebagai oli yang tak layak pakai. Mengapa dikatakan demikian? Karena
ternyata kualitas oli tersebut sangat rendah sehingga dalam waktu relatif singkat oli tersebut sudah tidak lagi mampu berfungsi sebagaimana seharusnya, bahkan oli
tersebut meninggalkan endapan dan kerak di dalam ruang mesin. Pada umumnya drain interval atau masa ganti oli yang direkomendasikan dari oli konvensional ini berkisar antara 2000 Km hingga 5000 Km. Namun pada kenyataannya oli
tersebut sudah abnormal atau sudah tidak layak pakai jauh sebelum masa ganti
oli tiba. Hal ini bisa saudara buktikan saat saudara mengganti oli, oli yang
saudara ganti tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Apabila saudara
menggunakan oli konvensional ini secara rutin dan terus-menerus, maka mesin kendaraan
saudara akan sering bermasalah hingga pada akhirnya harus turun mesin saat jarak tempuh kendaraan tersebut
masih berkisar antara 100.000 Km hingga 200.000 Km. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena tingkat kemurnian Base Oil dari oli konvensional ini hanya 70% - 85% saja. Sisanya yang 15% - 30% adalah kontaminan, diantaranya berupa bahan bakar berkadar Sulfur, Nitrogen dan Oksigen tinggi yang menjadi penyebab terjadinya Oksidasi sehingga
menimbulkan endapan dan kerak. Kandungan bahan bakar di dalam oli konvensional ini juga menjadi
penyebab utama tingginya temperatur mesin . Temperatur mesin yang tinggi mengakibatkan viskositas oli menurun drastis dan terjadilah gesekan logam di
beberapa bagian komponen mesin sehingga dalam jangka waktu relatif singkat
terjadi ke ausan komponen mesin. Keausan pada
beberapa komponen mesin menyebabkan performa mesin kendaraan menurun. Lambat ataupun
cepat, endapan dan kerak serta banyaknya partikel logam ini akan mengganggu kinerja mesin sehingga menimbulkan masalah yang
silih berganti. Pada akhirnya kondisi mesin kendaraan yang semakin parah
memaksa saudara untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya turun mesin. Atau saudara terpaksa menjual
kendaraan saudara dan menggantinya dengan yang baru..
Perlu saudara ketahui bahwa ternyata hampir semua oli yang beredar di pasaran adalah oli konvensional. Mengapa? Karena masyarakat pengguna
oli pada umumnya meyakini bahwa efek yang ditimbulkan dari oli apapun terhadap
mesin kendaraan adalah sama. Perbedaan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan Drain Interval atau masa ganti dari oli tersebut. Oleh sebab itu sebagian besar masyarakat pengguna oli lebih memilih oli berharga ”murah”. Mereka tidak menyadari bahwa yang mereka beli selama ini bukannya ”murah”, tetapi justru sangat mahal karena hanya dalam jangka waktu relatif singkat oli ini sudah
tidak mampu lagi berfungsi sebagaimana seharusnya yang dalam istilah per-oli-an
disebut abnormal. Terlebih parah lagi, mereka tetap belum menggantinya karena
mereka baru mengganti oli tersebut sesuai dengan rekomendasi toko oli atau
bengkel.
Dampak yang ditimbulkanpun tanpa terasa sangat merugikan pengguna,
karena oli yang sudah tidak layak pakai ini tidak mampu
melindungi mesin, melainkan justru menimbulkan endapan dan kerak serta tidak mampu mencegah terjadinya keausan. Akibatnya pengguna oli harus mengeluarkan biaya ekstra
untuk service kendaraan dan memperbaiki kerusakan mesin kendaraan. Oleh karena oli yang berkualitas tinggi tidak diminati oleh pengguna oli, maka pengusaha oli tidak mau mengambil resiko rugi dengan
memasarkan oli berkualitas tinggi. Para pengusaha oli lebih memilih memasarkan
oli yang laku dipasaran. Memang memasarkan oli konvensional dengan Drain Interval atau masa ganti paling lama 5000 Km jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan memasarkan oli berkualitas tinggi, apalagi jenis oli dengan masa ganti diatas 25.000 Km atau dikenal dengan Extended Drain Oil. Hal ini sudah berlangsung ber
puluh-puluh tahun lamanya sehingga terjadilah mitos bahwa oli harus
sudah diganti sebelum 5000 Km. Akibatnya keberadaan oli dengan Drain Interval atau masa ganti diatas 25.000 Km sangat sulit dipercaya dan diterima masyarakat. Padahal sejak lebih dari 30 tahun yang lalu sudah ada oli dengan masa ganti lebih dari 40.000 Km.
Masa ganti oli produk dari perusahaan bertaraf internasional pada umumnya ditetapkan oleh lembaga independen melalui metode
test standar dengan akurasi kebenaran yang sangat valid & signifikan. Sama
halnya dengan test performa yang dilakukan oleh American Petroleum Institute
(API), metode test atau uji masa ganti oli (MACK EO-M PLUS TEST) dilakukan
melalui penelitian yang super ketat dengan kondisi putaran mesin yang extra
tinggi, dengan temperatur yang super panas dan dengan kualitas bahan bakar yang
sangat rendah selama ratusan jam sehingga rekomendasi masa ganti oli yang
ditetapkan lebih memperhitungkan faktor ekonomis, bukan faktor keamanan
penggunaan olinya. Terbukti ada oli yang rekomendasi masa ganti olinya hanya
25.000 miles atau 40.000 Km, ternyata dalam kondisi sebenarnya terbukti bisa
dipergunakan hingga 409.000 miles atau 654.000 Km dan analisa used oil test
dari laboratorium menyatakan bahwa oli tersebut masih normal atau masih layak
pakai. Oli konvensional yang beredar dipasaran pada umumnya tidak melalui uji
standar baik dari sisi Performance (API Service tidak ada logo Donut) maupun
masa ganti olinya. Namun konsumen penggunanya bisa menerima karena
ketidak-mengertian mereka mengenai per-ol-ian dan rekomendasi masa ganti oli
yang masih bisa diterima/ dipercaya oleh konsumen, yaitu antara 2.000 Km hingga
5.000 Km, padahal seringkali dijumpai oli tersebut sudah tidak layak pakai
walaupun masa pakainya belum mencapai 1.000 Km.
Kinilah saatnya masyarakat pengguna oli mengetahui akan adanya Extended Drain Oil yang justru
membuat penghematan hingga 90%. Ada suatu pernyataan menarik yang perlu disimak
yang berbunyi demikian:
A Dollar to Get The Best Lubrication, It’s going to Save You Five
Dollars. Artinya :
Satu Dollar untuk memperoleh oli
terbaik, justru menguntungkan anda Lima Dollar.
Mari kita cermati dan pahami bagaimana membedakan Extended Drain Oil dibandingkan oli konvensional:
Ada 3 Faktor utama yang perlu kita jadikan pedoman Saat
kita memilih oli:
1. PERFORMANCE
Performance dari oli berkaitan dengan apa yang kita rasakan saat
kita menggunakan oli ini. Misalnya tarikan menjadi ringan, kecepatan meningkat, bunyi mesin halus, hemat BBM, emisi/ gas buang ramah lingkungan , temperatur mesin rendah dll. Umumnya oli yang dirancang
khusus balap atau dikenal dengan racing oil sangat mengutamakan faktor performance
ini. Untuk mengetahui apakah oli yang kita pilih memiliki performance
yang tinggi dapat kita peroleh dari data spesifikasi oli. Namun karena pada
umumnya kita belum bisa membaca spesifikasi oli, maka kita bisa mengacu pada API Service yang tercantum di kemasan oli. API
category dikeluarkan oleh American Petroleum Institute dan akan mencantumkan grade oli dengan tanda API DONUT pada kemasan. Apabila API Service
dicantumkan tanpa ada tanda API DONUT, berarti oli tersebut belum pernah
dikirim ke American Petroleum Institute ( suatu lembaga independen yang diakui
oleh produsen oli di seluruh dunia dalam hal pengujian oli ) untuk diuji.
Sebaiknya jangan memilih oli yang tidak memiliki tanda API DONUT karena grade
oli tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Semakin tinggi grade
dari oli, semakin baik pula performa dari oli tersebut. Selanjutnya untuk
mendapatkan informasi yang lebih meyakinkan mengenai performa dari oli, saudara
bisa melihat daftar ranking oli terbaik dunia melalui internet. Semakin tinggi ranking dari suatu oli, semakin
prima pula performa dari oli tersebut.
2. ENDURANCE
Endurance dari oli berkaitan dengan Drain Interval atau Masa Ganti Oli. Mengapa oli harus diganti pada masa
tertentu? Hal itu disebabkan oleh karena pada masa itu oli sudah dalam keadaan
tidak layak pakai atau sudah tidak mampu lagi berfungsi sebagaimana seharusnya.
Namun apabila oli dalam kondisi Normal atau masih berfungsi dengan baik maka
oli tersebut tidak perlu diganti. Masa Ganti Oli yang benar adalah masa menjelang
oli tersebut menjadi Abnormal atau tidak layak pakai. Salah satu ciri dari oli
berkualitas adalah yang tergolong Extended Drain Oil Interval yaitu oli dengan Masa Ganti diatas 25.000 Km . Oli dengan Masa Ganti lebih dari 40.000 Km tergolong oli berkualitas sangat baik sehingga layak menjadi prioritas pilihan. Untuk mengetahui apakah oli
masih layak pakai atau tidak, kita bisa melakukan uji laboratorium. Secara
manual oli bisa diuji dengan cara dicium apakah ada aroma terbakar ataukah
tidak. Apabila tercium aroma terbakar maka oli tersebut sudah rusak atau sudah
tidak layak pakai. Cara kedua adalah dengan cara diraba. Apabila terasa ada
banyak partikel, maka oli tersebut sudah tidak layak pakai. Perubahan warna bukan merupakan pedoman untuk mengetahui apakah oli tersebut masih layak pakai atau tidak. Oli yang dipergunakan untuk mesin diesel sangat cepat berubah
warna menjadi hitam karena sifat dari mesin diesel membuat oli cepat berubah
warna menjadi hitam, sedangkan oli yang dipergunakan untuk mesin berbahan bakar
bensin lebih lambat berubah warna menjadi hitam. Jadi jangan pernah menganalisa apakah oli masih layak pakai atau tidak berdasarkan
perubahan warnanya .
3. PROTECTION
Protection berkaitan dengan kemampuan oli
tersebut melindungi mesin dari kerusakan dini. Oli yang memiliki kemampuan
proteksi yang baik akan mampu melindungi mesin dari
kerusakan dini hingga lebih dari 1.000.000 Km bahkan hingga lebih dari 2.000.000 Km. Kondisi mesin saat itu masih dalam keadaan bersih dan tidak tampak adanya
tanda-tanda keausan pada
komponen-komponen penting seperti liners, cam followers, camshaft dan connecting rod
bearings. Artinya oli yang memiliki kemampuan
proteksi yang baik mampu menjaga agar mesin tetap bersih, tidak timbul sludge atau endapan seperti lumpur yang seringkali mengganggu kerja piston rings dan
mampu melindungi seluruh komponen diruang mesin dari terjadinya gesekan. Dengan demikian dapat kita
simpulkan bahwa oli yang memiliki kemampuan proteksi yang baik, tetap dalam kondisi
normal atau masih sangat layak pakai saat drain interval atau masa ganti
oli yang direkomendasi tiba.
Ketiga faktor utama dari pedoman memilih oli ini bisa dibuktikan
kebenarannya setelah oli yang saudara pilih anda pergunakan. Ternyata
dibandingkan dengan oli konvensional, Extended Drain Oil ini mampu menurunkan suhu mesin hingga 40F. Sedangkan oli konvensional yang selama ini anda pergunakan
membuat temperatur mesin menjadi tinggi. Perbandingan EFEK POSITIF yang ditimbulkan oleh EXTENDED DRAIN OIL dan EFEK NEGATIF yang ditimbulkan oleh OLI KONVENSIONAL adalah sebagai berikut:
|
No
|
EFEK DI MESIN
|
OLI KONVENSIONAL
|
EXTENDED DRAIN OIL
|
|
1.
|
TEMPERATUR MESIN
|
TINGGI
|
RENDAH
|
|
2.
|
PEMUAIAN
|
MAKSIMAL
|
MINIMAL
|
|
3.
|
VISKOSITAS
|
RENDAH
|
TINGGI
|
|
4.
|
TARIKAN
|
BERAT
|
RINGAN
|
|
5.
|
KECEPATAN
|
TIDAK MAKSIMAL
|
MAKSIMAL
|
|
6.
|
BAHAN BAKAR MINYAK
|
BOROS
|
HEMAT
|
|
7.
|
GESEKAN LOGAM
|
BANYAK
|
SEDIKIT
|
|
8.
|
KEAUSAN
|
TERJADI KEAUSAN
|
TIDAK TERJADI KEAUSAN
|
|
9.
|
ENDAPAN LUMPUR
|
TERJADI ENDAPAN
|
TIDAK TERJADI ENDAPAN
|
|
10.
|
OLI & ADDITIVE
|
CEPAT RUSAK
|
TIDAK RUSAK
|
|
11.
|
MASA GANTI OLI
|
PENDEK ( 2000 – 5000 KM )
|
PANJANG ( 25.000 – 80.000 KM )
|
|
12.
|
TURUN MESIN
|
100.000 KM – 200.000 KM
|
2 JUTA KM BELUM TURUN MESIN
|
SYNTHETIC OIL:
Synthetic Oil sebenarnya adalah oli berbahan dasar PAO (Poly Alpha
Olefin) yang berkualitas sangat tinggi, namun oli berbahan dasar Petroleum yang diproses menggunakan hydrocracking system juga boleh digolongkan dan dipasarkan sebagai
Synthetic Oil.
Banyak merk oli yang beredar dipasaran berlebel Synthetic Oil, namun tidak berbahan dasar PAO maupun Hydrocracking process. Saudara perlu ber hati-hati dalam
memilih. Teliti dahulu sebelum membeli.
RACING OIL
Racing Oil pada umumnya berbahan
dasar PAO, Diesters dan Polyolesters. Oli ini berkualitas sangat tinggi terutama dalam hal PERFORMANCE,
tetapi oli jenis ini tidak tahan lama. Racing Oil terbaik di dunia hanya mampu
bertahan hingga 500 Miles (800 Km) saja, jadi tidak dianjurkan untuk digunakan di mesin kendaraan saudara.
Setelah saudara memahami bagaimana memilih oli yang benar-benar
sesuai dengan kebutuhan saudara yaitu mampu melindungi dan mampu menjaga performa mesin kendaraan saudara dan ternyata juga lebih ekonomis, kami yakin dan percaya bahwa
saudara tidak segan-segan menyampaikan informasi ini kepada saudara, kerabat,
teman dan siapa saja orang yang anda kenal agar mereka juga mendapat manfaat
dari pengetahuan tentang bagaimana memilih oli yang tepat dan benar. sumber :http://a5sum.yolasite.com/dunia-oli.php
Tuesday, 30 September 2014
Pasca Crash, Rossi : Aku Rapopo
Valentino Rossi mengaku sudah merasa 100% baik-baik saja menyusul
insiden di Aragon. Ia pun mulai membidik tiga balapan beruntun
berikutnya pada bulan Oktober.
Pebalap Movistar Yamaha itu terjatuh dalam balapan di Motorland Aragon, Minggu (28/9/2014) malam WIB, dan sempat mendapat perawatan dan pemindaian sebagai tindakan antisipasi.
Pada hari Senin (29/9) Rossi lantas menjalani pemeriksaan lanjutan dengan Dokter Michele Zasa dari Clinica Mobile. Sempat mengaku merasa pusing, juara dunia tujuh kali kelas primer grand prix itu lalu mengaku sudah tak apa-apa.
"Aku baik-baik saja, semuanya baik, dan itulah yang terpenting. Aku tidak cedera parah, terkecuali sedikit benjol di kepala. Kemarin malam aku merasa sedikit pusing, tapi hari hari ini aku sudah baik-baik saja 100%," tutur Rossi dalam wawancara yang dilansir Crash.
"Kejadian itu disayangkan karena sebelum balapan kami sudah membuat perubahan yang akan sangat membantuku; motor dalam kondisi bagus, aku melaju dengan baik, aku sudah memangkas jarak dalam beberapa putaran awal dan aku saat itu bersama-sama para pebalap yang mulai menjauh. Aku merasa enak dan yakin bisa membalap dengan baik, jadi amat disayangkan aku lalu jatuh.
"Dalam hal tertentu aku malah nyaris lega karena kendatipun kami kesulitan di awal akhir pekan, pada balapan kami kompetitif padahal lintasan ini mestinya tidak terlalu bagus buat kami," bebernya.
Rossi, yang kini duduk di posisi tiga klasemen pebalap, kemudian membahas balapan berikutnya di Motegi, Phillip Island, dan Sepang yang dilaksanakan secara beruntun pada bulan Oktober depan sebelum seri pamungkas di Valencia pada 9 November.
"Sekarang ada tiga balapan beruntun, tiga balapan yang kesemuanya indah dan aku amat mengenali dengan baik seluruh lintasannya. Aku amat menyenangi semuanya. Aku akan berusaha sebaik mungkin seperti yang sudah kami lakukan di baalapan-balapan sebelumnya," tegas Rossi.
sumber: Detik sport
Pebalap Movistar Yamaha itu terjatuh dalam balapan di Motorland Aragon, Minggu (28/9/2014) malam WIB, dan sempat mendapat perawatan dan pemindaian sebagai tindakan antisipasi.
Pada hari Senin (29/9) Rossi lantas menjalani pemeriksaan lanjutan dengan Dokter Michele Zasa dari Clinica Mobile. Sempat mengaku merasa pusing, juara dunia tujuh kali kelas primer grand prix itu lalu mengaku sudah tak apa-apa.
"Aku baik-baik saja, semuanya baik, dan itulah yang terpenting. Aku tidak cedera parah, terkecuali sedikit benjol di kepala. Kemarin malam aku merasa sedikit pusing, tapi hari hari ini aku sudah baik-baik saja 100%," tutur Rossi dalam wawancara yang dilansir Crash.
"Kejadian itu disayangkan karena sebelum balapan kami sudah membuat perubahan yang akan sangat membantuku; motor dalam kondisi bagus, aku melaju dengan baik, aku sudah memangkas jarak dalam beberapa putaran awal dan aku saat itu bersama-sama para pebalap yang mulai menjauh. Aku merasa enak dan yakin bisa membalap dengan baik, jadi amat disayangkan aku lalu jatuh.
"Dalam hal tertentu aku malah nyaris lega karena kendatipun kami kesulitan di awal akhir pekan, pada balapan kami kompetitif padahal lintasan ini mestinya tidak terlalu bagus buat kami," bebernya.
Rossi, yang kini duduk di posisi tiga klasemen pebalap, kemudian membahas balapan berikutnya di Motegi, Phillip Island, dan Sepang yang dilaksanakan secara beruntun pada bulan Oktober depan sebelum seri pamungkas di Valencia pada 9 November.
"Sekarang ada tiga balapan beruntun, tiga balapan yang kesemuanya indah dan aku amat mengenali dengan baik seluruh lintasannya. Aku amat menyenangi semuanya. Aku akan berusaha sebaik mungkin seperti yang sudah kami lakukan di baalapan-balapan sebelumnya," tegas Rossi.
sumber: Detik sport
Sunday, 28 September 2014
Hasil Race MotoGp Aragon
MotoGP Aragon menjadi hari baik untuk rider Yamaha Jorge
Lorenzo yang meraih kemenangan pertamanya musim ini, usai memanfaaatkan
terjatuhnya duo Repsol Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa.
Pada balapan yang dihelat di sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (28/9/2014) malam WIB, Lorenzo sepertinya akan sulit memenangi balapan ke-14 musim ini karena ia kerap tertinggal dari Marquez dan juga Pedrosa.
Sampai keberuntungan menghampirinya di dua lap jelang balapan berakhir ketika Marquez yang sedang memimpin balapan terjatuh, dan Lorenzo pun dengan mudah menyegel posisi pertama hingga finis.
Satu lap sebelum Marquez terjatuh, Pedrosa mengalami hal serupa saat sedang mengejar rekan setimnya tersebut. Akhirnya kedua pebalap itu menuntaskan lomba di posisi 13 dan 14.
Lorenzo yang finis podium teratas untuk pertama kalinya musim ini ditemani Aleix Espargaro dan Cal Crutchlow yang finis kedua serta ketiga.
Kemenangan ini membuat perolehan poin Lorenzo menjadi 202 poin namun tetap bertahan di posisi keempat klasemen pebalap. Sementara itu posisi ketiga tetap ditempati Valentino Rossi, yang gagal finis di balapan ini, dengan 214 poin.
Sementara itu Marquez masih kokoh di puncak klasemen dengan 292 poin dari 14 seri, usai mendapat tambahan tiga poin. Pedrosa setia menguntit di posisi kedua dengan 217 poin.
Hasil Balapan MotoGP Aragon
Pos-Pebalap-Tim-Waktu
1. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 44:20.406
2. Aleix Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:30.701
3. Cal Crutchlow (Inggris Raya) Ducati 44:30.718
4. Stefan Bradl (Jerman) Honda 44:32.124
5. Bradley Smith (Inggris Raya) Yamaha 44:49.889
6. Pol Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:50.092
7. Alvaro Bautista (Spanyol) Honda 44:50.169
8. Hiroshi Aoyama (Jepang) Honda 44:58.247
9. Nicky Hayden (AS) Honda 45:03.363
10. Scott Redding (Inggris Raya) Honda 45:14.343
11. Danilo Petrucci (Italia) ART 45:20.230
12. Alex de Angelis (San Marino) Yamaha 45:21.124
13. Marc Marquez (Spanyol) Honda 45:35.633
14. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 45:44.932
15. Yonny Hernandez (Kolombia) Ducati 45:58.661
Pada balapan yang dihelat di sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (28/9/2014) malam WIB, Lorenzo sepertinya akan sulit memenangi balapan ke-14 musim ini karena ia kerap tertinggal dari Marquez dan juga Pedrosa.
Sampai keberuntungan menghampirinya di dua lap jelang balapan berakhir ketika Marquez yang sedang memimpin balapan terjatuh, dan Lorenzo pun dengan mudah menyegel posisi pertama hingga finis.
Satu lap sebelum Marquez terjatuh, Pedrosa mengalami hal serupa saat sedang mengejar rekan setimnya tersebut. Akhirnya kedua pebalap itu menuntaskan lomba di posisi 13 dan 14.
Lorenzo yang finis podium teratas untuk pertama kalinya musim ini ditemani Aleix Espargaro dan Cal Crutchlow yang finis kedua serta ketiga.
Kemenangan ini membuat perolehan poin Lorenzo menjadi 202 poin namun tetap bertahan di posisi keempat klasemen pebalap. Sementara itu posisi ketiga tetap ditempati Valentino Rossi, yang gagal finis di balapan ini, dengan 214 poin.
Sementara itu Marquez masih kokoh di puncak klasemen dengan 292 poin dari 14 seri, usai mendapat tambahan tiga poin. Pedrosa setia menguntit di posisi kedua dengan 217 poin.
Hasil Balapan MotoGP Aragon
Pos-Pebalap-Tim-Waktu
1. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 44:20.406
2. Aleix Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:30.701
3. Cal Crutchlow (Inggris Raya) Ducati 44:30.718
4. Stefan Bradl (Jerman) Honda 44:32.124
5. Bradley Smith (Inggris Raya) Yamaha 44:49.889
6. Pol Espargaro (Spanyol) Yamaha 44:50.092
7. Alvaro Bautista (Spanyol) Honda 44:50.169
8. Hiroshi Aoyama (Jepang) Honda 44:58.247
9. Nicky Hayden (AS) Honda 45:03.363
10. Scott Redding (Inggris Raya) Honda 45:14.343
11. Danilo Petrucci (Italia) ART 45:20.230
12. Alex de Angelis (San Marino) Yamaha 45:21.124
13. Marc Marquez (Spanyol) Honda 45:35.633
14. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 45:44.932
15. Yonny Hernandez (Kolombia) Ducati 45:58.661
Saturday, 27 September 2014
Hasil Qualifikasi Motogp Aragon Spanyol
Marquez memimpin dengan selisih
0.362s setelah memecahkan rekor pole di sesi sebelumnya , hanya untuk Pedrosa
untuk pindah ke posisi pole sementara dengan 1'47.549s , dengan Marquez
menanggapi pada lap terakhirnya . Marquez adalah 0.617s lebih cepat dari rekor
pole sendiri dari 2013 .
Barisan depan selesai dengan
konsisten mengesankan Andrea Iannone ( Pramac Racing ) yang memiliki sepeda
GP14.2 baru akhir pekan ini dan berkualitas hanya di bawah setengah detik di
belakang Marquez .
Row dua akan terdiri rookie Pol
Espargaro ( Rakasa Yamaha Tech3 ) , Cal Crutchlow ( Ducati Team ) dan Valentino
Rossi ( Yamaha MotoGP Movistar ) , Italia setelah sebelumnya berhasil melewati
Q1 dari .
Jorge Lorenzo ( Yamaha MotoGP
Movistar ) memenuhi syarat di kepala baris ketiga di tempat ketujuh , 1.059s di
belakang Marquez merajalela . Stefan Bradl ( LCR Honda MotoGP ) dan diundang
Andrea Dovizioso ( Ducati Team ) melengkapi baris ketiga .
Aleix Espargaro ( NGM Forward Racing
) tidak senang pada akhir sesi karena ia ditahan oleh pengendara lain dan
kesepuluh berkualitas .
Bradley Smith ( Rakasa Yamaha Tech 3
) jatuh dengan hanya tiga menit untuk pergi , meninggalkan dia 11 pada grid dan
Dovizioso ( Ducati Team ) juga jatuh menit kemudian . Meskipun maju melalui Q1
di Ducati barunya , Hector Barbera ( Avintia Racing ) tidak mampu mengatur
waktu lap karena front end masalah chatter - sehingga digolongkan ke-12. Nicky
Hayden ( drive M7 Aspar ) berkualitas di tempat ke-18 di Q1 saat ia kembali ke
tindakan Grand Prix akhir pekan ini , sementara Karel Abraham ( Cardion AB
Motoracing ) memiliki kecelakaan besar pada akhir Q1 dan akhirnya ke-17 .
GRAN PREMIO MOVISTAR DE ARAGÓNMotoGP Qualifying Nr. 2 Classification 2014
Alcañiz, Saturday, September 27, 2014
| Pos. | Num. | Rider | Nation | Team | Bike | Km/h | Time | Gap 1st/Prev. |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 93 | Marc MARQUEZ | SPA | Repsol Honda Team | Honda | 328.2 | 1'47.187 | |
| 2 | 26 | Dani PEDROSA | SPA | Repsol Honda Team | Honda | 329.1 | 1'47.549 | 0.362 / 0.362 |
| 3 | 29 | Andrea IANNONE | ITA | Pramac Racing | Ducati | 332.2 | 1'47.685 | 0.498 / 0.136 |
| 4 | 44 | Pol ESPARGARO | SPA | Monster Yamaha Tech 3 | Yamaha | 327.3 | 1'47.865 | 0.678 / 0.180 |
| 5 | 35 | Cal CRUTCHLOW | GBR | Ducati Team | Ducati | 326.7 | 1'47.897 | 0.710 / 0.032 |
| 6 | 46 | Valentino ROSSI | ITA | Movistar Yamaha MotoGP | Yamaha | 328.3 | 1'48.226 | 1.039 / 0.329 |
| 7 | 99 | Jorge LORENZO | SPA | Movistar Yamaha MotoGP | Yamaha | 327.2 | 1'48.246 | 1.059 / 0.020 |
| 8 | 6 | Stefan BRADL | GER | LCR Honda MotoGP | Honda | 330.3 | 1'48.368 | 1.181 / 0.122 |
| 9 | 4 | Andrea DOVIZIOSO | ITA | Ducati Team | Ducati | 331.2 | 1'48.542 | 1.355 / 0.174 |
| 10 | 41 | Aleix ESPARGARO | SPA | NGM Forward Racing | Forward Yamaha | 321.4 | 1'48.568 | 1.381 / 0.026 |
| 11 | 38 | Bradley SMITH | GBR | Monster Yamaha Tech 3 | Yamaha | 327.9 | 1'48.810 | 1.623 / 0.242 |
| 8 | Hector BARBERA | SPA | Avintia Racing | Ducati | |
Weather Conditions:
| Track Condition: Dry| Air: 24º| Humidity: 55%| Ground: 36ºRecords:
| Fastest Lap: | Lap: 7 | Marc MARQUEZ | 1'47.187 | 170.5 Km/h |
|---|---|---|---|---|
| Circuit Record Lap: | 2013 | Dani PEDROSA | 1'48.565 | 168.3 Km/h |
| Best Lap: | 2014 | Marc MARQUEZ | 1'47.187 | 170.5 Km/h |
Subscribe to:
Posts (Atom)